Semua Orang bisa berinspirasi tanpa harus memalukan diri sendiri hanya untuk menjadi seorang PLAGIAT, jadilah dirimu sendiri dan hargai setiap karya orang lain !!!

Thursday, 10 April 2014

Aku Ini Boneka Seperti Apa?

“Perlakukan diriku sebagaimana kau menyayangi bonekamu.”

Aku ini boneka seperti apa yang sedang kau mainkan? Kau buang seenaknya, kau tinggal semaunya, dan kau perlakukan seperti sampah. Aku berbicara tentang kita, tentang hubungan kita yang semakin hari semakin rusak, entah siapa yang merusak, Aku, Kau atau takdir kita, tapi disini aku terus ingin mengajakmu untuk memperbaiki semua ini, memperbaiki apa yang telah rusak, namun itu sia-sia saat kau biarkan aku memperbaiki hubungan ini sendiri.
Coba sedikit kita mengingat yang telah lewat, disaat pertama kita berbahagia, disaat kata-kataku masih kau dengarkan, dan disaat kita masih saling menghargai, Aku merindukan itu, begitu indah. Tapi semua itu berubah disaat kau inginkan aku menjadi sempurna, menjadi orang yang aku sendiri tidak mengenal siapa aku, aku ini boneka seperti apa yang sedang kau mainkan?
Aku mengenalmu sebagai orang yang bisa aku percaya menemani hari-hariku, memujamu disetiap waktuku mengasihimu hingga aku lupa mengasihi diriku. Tapi apa balasanmu? Kau menganggap hubungan ini hanya bualan belaka, kau berikan setiap masalah yang kita alami kepadaku hingga aku yang menyelesaikan dan memperjuangkan hubungan kita ini sendiri, kata-kata manismu bagaikan sebuah omongkosong besar yang tidak pernah ada di dalam hatimu. Aku ini boneka seperti apa yang sedang kau mainkan? Aku juga bisa lelah sayang.
Cinta terlanjur masuk kedalaam hati ini, aku tidak bisa melepasnya hanya karena  masalah yang ada dari kita. Tapi mengapa dihatimu cinta ini bisa hilang begitu saja? Dimana kata-kata sayang yang dulu pernah kau ucapkan? Dimana kata-kata cinta yang dulu pernah kau berikan?  Apa itu hanya ungkapan agar kau ingin melihat aku bahagia? Aku ini boneka seperti apa yang sedang kau mainkan? Caramu salah sayang, kau hanya membunuh hatiku secara perlahan.
Hargailah aku sedikit saja, aku juga ingin diperjuangkan, dicintai sepenuhnya oleh orang yang aku perjuangkan, bukan hanya sekedar mainan yang bisa kau bongkar pasang sesukamu, kita pernah berjanji untuk saling menghargai, mencintai, memiliki, dan menyayangi, namun aku lupa mengucapkan sesuatu dulu ‘jangan biarkan aku sendiri’ dan kau mulai mengingkari.
Aku bersyukur memilikimu namun kau tidak bahagia memilikiku. Apa ini cara Tuhan menandakan bahwa kita memang harus berjalan sendiri-sendiri untuk mendapatkan kebahagiaan? Bagaimana aku bisa melakukan itu saat aku berkata kepada diriku sendiri kau adalah salah satu kebahagiaanku. Apa aku terlalu egois tidak ingin melepasmu namun aku yang memperjuangkan cinta ini sendiri? Bantu aku sayang aku mulai lelah meemperjuangkan kita sendirian, boneka yang sedang kau mainkan ini juga akan rusak bila tidak kau rawat.


Friday, 10 January 2014

Bersyukurlah Dengan Cinta

“Cinta akan lebih indah bila rasa syukur juga menyertainya, Cinta juga akan lebih bermakna bila rasa syukur selalu ada”

Bersyukurlah selama kamu masih ditemani orang-orang yang mencintaimu, Aku melihat banyak hal cinta yang terjadi, dari cerita cinta teman, sahabat, dan diriku sendiri. Ada yang bertahun-tahun menjomblo karena takut dengan yang namanya jatuh cinta, alasannya karena hanya takut disakiti, bagiku yang namanya disakiti itu hal yang wajar, karena kita manusia bukannya hidup untuk belajar, apa mereka tidak pernah berpikir disaat disakiti banyak pelajaran yang kita dapat, salah satunya rasa syukur, bersyukur karena Tuhan telah menunjukan apa yang ada bersama kita sekarang sebenarnya bukan milik kita, dan bukan yang terbaik buat kita, dan kita malah dipercepat waktunya untuk menemukan yang terbaik untuk kita, tidak masalah untuk mencari, karena kita ingin menemukan dan juga kita ingin ditemukan, satu hal positifnya kita bisa lebih mendewasakan diri dengan pengalaman pahit apapun itu yang pernah kita alami.
Ada pula yang hanya bisa memendam perasaan. Tentang sebuah perasaan, perasaan itu sulit dibohongi, walaupun lidah tidak bertulang, namun perasaanlah yang paling jujur dalam berbicara. Perasaan itu mudah terluka, disaat tergores luka sulit untuk mulai sembuh kembali. Dan perasaan juga harus lega, apabila kita memendam cinta dia akan terasa sesak di dada. Oleh karena itu jangan terlalu lama memendam perasaan, ungkapkanlah secepat mungkin, namun kita harus menerima apapun hasil yang didapat setelah mengungkapkan perasaan tersebut, salah satunya untuk memperingan rasa sakit yang didapat adalah dengan bersyukur masih bisa diberikan  kesempatan untuk mengungkapkan perasaan yang kita pendam.
Cinta memang seperti itu, terlihat sakit tapi sebenarnya tidak menyakitkan, terlihat indah tapi kadang memberi luka . Semua yang indah bisa menjadi lebih indah bila kita syukuri, berbeda dengan penyesalan, penyesalan bisa saja berubah menjadi lebih baik asalkan kita bisa bersyukur dari segala hal. Cinta terkadang membuat orang takut, takut salah jatuh cinta, bagiku tidak ada cinta yang jatuh ketempat yang salah, siapapun itu dan bagaimanapun itu cinta tetap benar. Hanya terkadang orang yang memiliki cinta itu yang sering menyalahgunakan sebagaimana mestinya cinta itu dimiliki. Berlebihan cinta juga tidak akan baik, berlebihan cinta hanya akan membuat orang yang memiliki cinta tersebut merasa sangat dan sangat terluka saat cinta itu dikecewakan, karena apapun yang berlebihan tidak akan pernah terlihat baik.
Berbicara tentang cinta memang tidak ada habisnya, dan kehidupan cintaku sendiri yang mungkin banyak pengalaman suka duka dan semua hal yang menyakitkan yang pernah Aku alami, semuanya tetap Aku pelajari hingga sekarang  dan setidaknya Aku tetap bersyukur dari apapun itu yang ada di kehidupanku sekarang yang membuat aku lebih paham apa itu arti kata syukur, bersyukur masih ada orang yang bisa tertawa bersamaku, yang masih mendengar aku, yang masih bisa memberi senyum buat aku, yang masih bisa membuatku merasa nyaman, dan yang penting masih bisa mencintaiku.
Jangan pernah mengeluh akan apapun itu yang pernah kamu alami, karena asal kamu tahu hidup itu bukan sepenuhnya untuk dkeluhkan, tapi kita harus tetap berjuang, bersyukur untuk mendapatkan kebahagiaan nantinya dan Aku yakin setiap orang sudah mendapatkan jatah kebahagiaan mereka masing-masing. Dengan cara apapun itu Tuhan akan memberikannya dan itu pasti ada. J

Thursday, 7 November 2013

LDR Tidak Serumit Itu

"Jarak bukan suatu alasan dimana cinta tidak bisa diperjuangkan, dan jarak tidak akan mudah diperjuangkan apabila tidak ada sebuah kepercayaan".

      Menatap layar handphone ini Aku sedari bertanya-tanya dalam hati bagaimana kabarmu sekarang, sudah beberapa bulan ini hubungan kita yang berjarak berbeda pulau terasa begitu hambar, entah apa gerangan kabarmu sulit sekali Aku dapatkan, tapi Aku tetap percaya kalau disini Aku memikirkanmu dan disana Kamu juga memikirkanku, dan kepercayaan itu yang bisa membuatku tetap berjuang menjalani hubungan ini.
     Banjarmasin – Lombok, mungkin sebagian orang menganggap kedua pulau itu sangat jauh, tapi mereka tidak pernah berpikir di kedua pulau itu ada dua cinta yang haus akan sebuah pertemuan, dan dua cinta yang memupuk rasa rindu yang semakin meninggi hingga terasa ingin sekali di ledakan.
      Pagi ini saat Aku kembali tersadar dari tidur lelapku, cepat-cepat Aku mengambil handphone dan terlihat satu pesan masuk yang bertuliskan namamu, senyumku menambah indahnya pagi ini, karena dengan satu ucapan selamat pagi saja itu sangat berarti bagi Aku yang yang terbebani rindu akan tatap matamu.
     Mengenai hubungan ini Aku sempat berpikir adakah kesempatan bahagia untuk para pecinta jarak seperti kita nantinya, yang untuk sebagian orang mungkin tidak mempercayai akan sebuah hubungan jarak jauh yang berujung bahagia, tapi yang hanya Aku tahu kamu adalah kebahagian yang tidak pernah dimiliki orang lain untukku.
   Untuk sebuah hubungan ini Aku lebih memilih kepercayaan sebagai benteng yang kokoh berdiri saat kabarmu tidak kunjung aku dapatkan, kepercayaan ini juga yang membuatku selalu tegar tetap mencintaimu dan terus setia bersamamu.
     Dalam hubungan ini Aku selalu mencoba mengerti akan dirimu, karena hubungan yang dekat saja harus saling mengerti dan begitu juga hubungan jarak jauh seperti ini juga harus bisa lebih mengerti satu sama lain, kamu mengerti akan kesibukanku, dan Aku mengerti akan kesibukanmu.
     Rindu ini tidak pernah selesai sampai satu pelukan darimu menghampiriku, satu sentuhan lembut dari tanganmu, satu sorot mata yang menatapku dalam diam, satu kecupan hangat yang membuat segala gundah dan gelisah akan pertemuan dan ragamu mulai menghilang. Entah kapan rindu ini akan berakhir, tapi disini Aku selalu mendoakanmu agar tetap baik-baik saja, karena Aku tau doa adalah satu-satunya cara untuk mengobati sedikit rindu yang ada.
     Pertengkaran, kalimat itu mungkin memang harus ada disemua hubungan jarak jauh maupun dekat, karena pertengkaran jugalah yang membuat kita bisa saling mengerti dan lebih paham satu sama lain, tapi, pertengkaran dalam hubungan jarak jauh tidak semudah apa yang dipikirkan untuk menyelesaikannya, dimana Aku tidak bisa melihat sosokmu langsung dan tidak bisa melihat apa yang sebenarnya kamu lakukan. Hal sepele mungkin masih bisa untuk diatasi, tapi sebuah ‘perselingkuhan’, kalimat itu bagai sebuah pedang semakin tajam yang berada di dalam pikiranku yang mungkin suatu saat bisa melukai diriku sendiri. Aku tetap percaya kamu walaupun Rindu, Cemburu, Kepercayaan, dan Emosi ini menjadi satu.
       Dulu Aku sempat tidak pernah percaya akan hubungan jarak jauh ini, Aku membenci hubungan ini dan tidak pernah percaya kalau hubungan jarak jauh ini bisa berakhir bahagia, tapi itu dulu, semenjak Aku mengenal kamu, mengenal tentang perjuangan, mengenal tentang indahnya sebuah kepercayaan, mengenal sulitnya rindu akan sebuah pertemuan, Aku mulai yakin tidak semua hubungan jarak jauh tidak berakhir bahagia. Dan Aku tetap berani karena kamu apapun resiko itu dan seberat apapun hubungan ini Aku bahagia.
        Di temani suara hujan, dan dinginnya dinding ruangan ini, rindu semakin menumpuk ingin dilampiaskan. Kita berjuang, kita bersama memupuk rindu, dan semoga kita juga yang akan memetik buah dari perjuangan ini. Disana kamu menjaga hati dan pikiranku, disini Aku mendoakanmu. Hubungan jarak jauh, Aku rasa tidak serumit itu. Kamu, nama yang selalu Aku perbincangkan bersama Tuhan, nama yang selalu mengisi otak dan pikiranku, dan juga nama yang selalu mengisi hati kecilku ini. Hanya kamu, dan Aku percaya itu. 



Inspired by: @ichafredie