“Semua terasa palsu disaat kau mulai bermain-main dengan perasaan cintamu”
Semua bermula disaat Aku menemukan sosoknya diujung jalan, dimana dia terlihat menunggu seseorang. Aku tertarik melihat sosok anggun yang ada dihadapanku, tidak ingin kulewatkan kesempatan ini, tidak tenang hatiku bila tak menyapanya. Dengan perasaan yang gelisah aku mulai memberanikan diri untuk menegurnya. Tanpa kusangka respon yang dia berikan cukup membuat kegelisahan hatiku mulai menghilang, Dia tersenyum dan kita mulai berkenalan. Waktupun terasa singkat saat bebicara dengannya, tapi semua itu terasa awal yang Indah setelah aku jatuh dari keterpurukanku.
Komunikasi memang salah satu cara untuk mempererat suatu perkenalan, tak berapa lama kita semakin akrab, yang mulanya Aku tidak berani menelponnya sekarang kita sudah sering teleponan sampai berJam-jam. yang sebelumnya aku tidak berani mengajaknya jalan-jalan, sekarang kita sering bersama.
Sampai suatu hari aku berniat untuk mengungkapkan perasaan yang ada dihatiku yang mungkin semakin lama semakin tidak bisa kubendung lagi. Aku mengajaknya kesuatu tempat yang menurutku romantis, tapi mungkin tidak juga bagi orang lain. Dengan hati yang berdegup kencang aku mulai menatap matanya, aku juga ingin dia menatapku, ingin dia mengetahui apa yang ada dalam isi hati ini yang mulai tumbuh rasa cinta yang tak pernah kuduga. dan aku mengatakaan semua itu, responnya kali ini juga menenangkan hatiku karena dia mengatakan apa yang ada didalam hatinya sama seperti yang ada didalam hatiku. Betapa bahagianya aku, dunia seakan-akan menjadi surga, dan cintaku pun terbalaskan.
Beberapa hari kami lewati dengan rasa bahagia, seakan-akan dunia menjadi surga milik kami berdua, dia salah satu kebangganku, dia juga salah satu penyemangatku, satu bulan dilewati dengan senyum.
Tepat dibulan kedua aku mendapatkan kabar bahwa dia harus pergi keluar kota bersama keluarga besarnya, sebagai laki-laki pengertian aku mengizinkannya, walaupun didalam hati ini tidak ingin dia pergi jauh dari kehidupanku, rasa rindupun muncul dengan seketika mengalir bagaikan air hujan yang turun dengan derasnya.
Tidak lama setelah kepulanganya dari luar kota, aku merasa sangat senang, rasa rinduku pun terobati. Tapi mengapa ada hal yang berbeda? Sifatnya, Sifatnya berubah bukan lagi dia yang kukenal, saat bertemu selalu membuatku tersenyum sekarang berbalik, hanya ada pertengkaraan diantara kami, pertengkaran yang entah apa akupun tidak tahu permasalahanya. Aku tidak tahu mengapa? Dia berbeda, dan sekarang yang hanya aku tahu Dia mulai berubah.
Hubungan kami mulai memburuk, entah apa yang teerjadi aku tidak pernah mengetahui itu, setiap aku bertanyapun dia tidak pernah menjawab dan balik memarahiku. aku semakin penasaran apa yang terjadi diantara kami, aku mulai mencari tahu, dan yang kutemukan itu tidak pernah muncul didalam pikiranku. Tidak pernah aku menyangka dia akan membohongiku dan berbuat setega itu, Dia tidak pernah benar-benar pergi keluar kota, dan bahkan dia terus bersama orang ketiga diantara kami.
Hatiku mulai tak terkendali, pikiranku jauh melayang seakan-akan dunia tak lagi berputar dan matahari tak lagi menyinari pancaran sinarnya. orang yang kubanggakan kini telah menyakitiku, orang yang dulu menjadi penyemangatku telah meninggalkanku, Aku terluka untuk kesekian kalinya, apakah memang tidak ada cinta yang pantas untukku dapatkan, apakah aku harus memohon kepadamu agar kau kembali bersamaku lagi saat ini.
Rasa ikhlas sulit untuk aku ucapkan, dimana kesedihan ini mulai mempengaruhi isi otakku, rasa cinta kini berubah menjadi rasa gelisah yang tak kunjung reda, mungkin ini takdirku, mencintai dan harus tersakiti, kadang aku berpikir, apakah cinta itu benar-benar ada, apakah ini juga bisa disebut cinta? dan mengapa semua kenangan itu begitu banyak muncul diotakku. kenangan seseorang yang telah menyakitiku, kenangan seseorang yang telah menyia-nyiakanku.
“Tuhan, Aku tahu ada kebahagiaan dibalik semua ini, Sakiti aku terlebih dahulu, dan bahagiakanlah Aku dikemudian hari”
(y)
ReplyDeleteplease, visit my blog | larasatimega71.blogspot.com